Jumat, 16 November 2012

KESAKSIAN KEVIN KUBIK: "DEMI OBAT PENENANG, SATU PERSATU BAGIAN TUBUHKU KUPOTONG"

Dunia Kevin Kubik serasa runtuh hancur berkeping-keping saat suatu hari di depan matanya ia melihat ayahnya ditangkap polisi dengan tangan terborgol. Sem
enjak hari itu ia tidak pernah melihat ayahnya lagi dan tidak pernah tahu kejahatan apa yang telah dilakukan ayahnya.

“Saat saya melihat ayah saya dibawa pergi
seperti itu, yang ada di dalam diri saya adalah rasa marah yang amat sangat. Dan tentu saja karena saya masih kecil saya tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi dan saya benar-benar tidak dapat berbuat apa-apa. Dan perasaan marah itu mulai bertumbuh di dalam hati saya,” ujar Kevin mengawali kisahnya.

Secara emosional, pribadi Kevin hancur dan ia mulai melampiaskan kemarahan itu pada setiap barang yang ada di hadapannya. Kevin mulai memukul dan menghancurkan barang-barang, merobek perkakas dengan pisau, merusak mobil dan apa saja karena besarnya rasa marah yang tersimpan di dalam dirinya. Dalam waktu tidak terlalu lama, Kevin menemukan cara lain yang jauh lebih mengerikan untuk melampiaskan rasa frustrasinya, memotong bagian tubunya sendiri dengan pisau.

“Sejujurnya saya tidak tahu kenapa saya mulai melukai tubuh saya sendiri. Saya pikir mungkin dengan cara itu saya bisa mendapatkan sedikit perhatian karena saya kehilangan perhatian dari seorang ayah dan saya tidak memiliki figur seorang ayah,” ujarnya dengan pedih.

Tidak hanya melukai dirinya sendiri, Kevin juga mulai minum alkohol dan memakai obat-obatan. Kevin mulai menikmati semuanya itu karena melalui hal itulah semua rasa sakit akibat ketidakhadiran ayahnya mulai menghilang dan Kevin tidak lagi merasakan luka, marah maupun rasa sakit untuk sesaat.

Awalnya Kevin hanya menggunakan mariyuana namun seiring dengan pertambahan usianya, ia mulai memakai semua obat-obatan yang bisa ia dapatkan dan hidup dengan alkohol maupun asap yang memabukkan. Ketergantungan ini semakin parah ketika Kevin mulai kecanduan obat-obatan dokter. Kevin menipu, mencuri, dan melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan segala obat.

Ketidakstabilan emosi Kevin dan ketergantungannya akan obat yang semakin parah memaksanya untuk melakukan hal-hal yang ekstrim. ‘Ide brilian’ yang melintas di kepalanya membuat Kevin mengambil mesin pemotong dan memotong salah satu jarinya. Jari telunjuk tangan kirinya menjadi korban pertama kegilaan Kevin.

“Saya pergi ke dokter dan langsung masuk ICU. Tentu saja mereka mengoperasi tangan saya dan hal itu membuat saya diberikan obat-obatan penahan rasa sakit yang saya dambakan,” ujarnya.

Kevin tidak berhenti sampai di situ. Selama bertahun-tahun, beragam pemotongan dilakukan olehnya. Kevin mengambil pisau listrik dan memotong tendon kakinya. Dan ketika luka itu sembuh, ia memotongnya lagi. Kevin juga memotong bagian belakang lutut kanannya, memotong otot-otot di tangan kirinya, dan memotong buku jari tangan tengahnya. Kevin juga menghancurkan jempol kakinya sedemikian rupa sampai harus diamputasi. Semuanya itu dilakukan oleh Kevin hanya untuk mendapatkan resep obat-obatan dokter dalam jumlah yang besar.

“Secara fisik saya kecanduan obat dokter. Jika saya tidak meminumnya, saya akan merasakan sakit, pusing, mual, berkeringat, dan ngilu di seluruh tubuh saya. Cara termudah untuk mengatasi hal itu adalah dengan tetap memakai semua obat-obatan itu. Karena semakin banyak saya memakainya, semakin sedikit rasa sakit itu,” kisah Kevin akan masa lalunya yang kelam.

Kevin pun kemudian bertemu Luane. Ia menjauhkan diri dari semua kecanduannya hingga mereka menikah. Tapi semua itu tidak bertahan lama sampai Luane menangkap basah apa yang Kevin lakukan.

“Sedikit demi sedikit Luane mulai menyadari akan kebiasaan saya melukai diri sendiri dan juga akan kecanduan saya. Pada mulanya saya berusaha keras untuk menyembunyikannya, namun bagaimana Anda dapat menyembunyikan luka-luka maupun ketika Anda jatuh di sana-sini dan terkapar di lantai?” ungkap Kevin.

Hidup Kevin semakin gelap. Ia mulai mendengar suara-suara seram di dalam rumah, bayangan menyeramkan yang dipercayanya sebagai kuasa kegelapan, dan temperamennya menjadi semakin brutal bahkan melampaui batas ketika dalam ketidaksadaran akibat obat-obatan dan alkohol, Kevin menodongkan pisau kepada Luane dan mengancam akan membunuhnya. Luane lari dari rumah dan tidak pernah kembali.

“Sewaktu Luane pergi, saya benar-benar merasa kehilangan dan hancur. Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya benar-benar merasa sendirian. Hati saya tercabik, saya tidak tahu harus pergi kemana dan berpaling kepada siapa, saya kehilangan segalanya, tidak memiliki apa-apa lagi, sangat tidak sehat, tidak makan, dan yang saya lakukan hanyalah mabuk dan ‘ngobat’. Saya telah kehilangan hal-hal yang terpenting bagi saya. Itu adalah titik terendah dalam hidup saya,” ungkap Kevin dengan suara serak menahan tangis.

Sementara itu Luane mulai menghadiri kebaktian gereja bersama dengan teman-temannya. Tak lama setelah itu ia menerima Yesus sebagai Juru Selamatnya. Saat Kevin berusaha mati-matian untuk berkomunikasi dengan istrinya, Kevin setuju untuk berdoa dengan Luane setiap malam di telepon. Lalu suatu malam sesuatu yang menakutkan terjadi.

“Kami berbicara, kami berdoa dan menutup telepon. Ketika saya berbaring di situ, sepertinya ada yang mencengkeram pergelangan kaki saya. Hal itu begitu menakutkan saya. Jadi saya kembali menelepon Luane. Dan ketika kami berbicara di telepon, suara guntur menggelegar dan petir menyambar. Suasana malam itu bagaikan Tuhan yang sedang menghantam tinju-Nya dan berkata, ‘Anak-Ku akan datang dan menyelamatkan anak muda ini malam ini’. Jadi waktu kami berbicara di telepon saya berkata, ‘Luane, apa yang harus saya lakukan?’ dan dia bilang ‘Mintalah agar Yesus datang!’ Dan saya berkata, ‘Yesus, hidupku adalah milik-Mu. Lakukanlah apapun yang ingin Engkau lakukan’. Dan saat itu juga saya tertidur. Saya tertidur di atas Alkitab saya dan merasakan damai untuk pertama kalinya dalam hidup saya, paling tidak selama 31 tahun umur saya,” ungkap Kevin dengan isak tangis penuh haru ketika ia menceritakan titik balik dalam hidupnya.

Keesokan paginya, Kevin telah menjadi seorang pria yang baru.

“Pagi itu, 9 Maret 2003, Tuhan melalui anak-Nya Yesus Kristus memulihkan dan membebaskan saya dari 25 tahun kecanduan, gangguan mental, dari sakit penyakit dan pola makan yang kacau. Secara instan Tuhan mengambil semua itu dan tak pernah kembali lagi,” ujar Kevin akan mukjizat yang terjadi dalam hidupnya.

Ketergantungan Kevin akan obat-obatan kini digantikan dengan sebuah rasa lapar yang baru.

“Saya mulai ‘melahap’ Firman Tuhan. Saya tenggelam ke dalam Firman Tuhan dengan begitu dalam. IA menaruh rasa lapar dalam hidup saya akan Firman itu. Mulai dari saat saya membuka mata di pagi hari sampai saya menutup mata di malam hari, saya hanya ingin terus mencari siapa pribadi yang telah datang dan menyelamatkan saya,” ujar Kevin.

Luane melihat perubahan yang dramatis dalam hidup Kevin dan pulang ke rumah. Saat ini Kevin dan Luane melayani Tuhan bersama-sama. Mereka tertanam di gereja lokal dan memiliki banyak teman rohani. Kevin juga telah bebas dari obat-obatan dan alkohol, suatu hal yang tak pernah terbayangkan olehnya bahwa hal itu mungkin terjadi.

“Apapun yang pernah engkau lakukan, setiap pikiran yang akan engkau lakukan, bisa diampuni. Tidak ada masalah yang terlalu besar bagi Tuhan yang tidak dapat diatasi oleh Yesus Kristus. Yang kita perlukan hanyalah merendahkan diri di hadapan-Nya dan meminta-Nya untuk megambil alih segala masalah itu,” ujar Kevin menutup kesaksiannya.

TUHAN YESUS Mengasihi, Memberkati & Menyertai sobat PELAKU FIRMAN selalu...

[ Sumber: Kevin Kubik ]

Kamis, 15 November 2012

RancanganMu bukanlah rancangan kecelakaan melainkan Rancangan yang Mulia :')

Rencana Tuhan yg tiada tara'a.
☑ (M) manusia
☑ (T) Tuhan

M : Tuhan, bolehkah aku bertanya padaMU?
T : Tentu saja silahkan!
M : Tapi janji ya, Engkau takan marah.
T: ya, Aku janji.
M : Kenapa Kau izinkan banyak HAL BURUK terjadi padaku hari ini?
T : Apa Maksudmu?

M : Aku bangun terlambat.
T : Ya, trus?
M : Mobilku mogok & butuh waktu lama tuk menyala.
T : Oke, trus?
M : Roti yg kupesan dibuat tak seperti pesananku, hingga kumalas memakannya.
T : Hmm, trus?
M : Di jalan pulang, HPku tiba2 mati saat aku b'bicara bisnis besar!
T : Benar, trus?
M : Dan akhirnya, saat ku sampai di rumah, aku hanya ingin sedikit b'santai dg mesin pijat refleksi yg baru kubeli, tapi MATI!
Kenapa tak ada yg LANCAR hari ini?
T : Biar KUperjelas..
Ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikatKU tuk berperang mlawannya agar tak ada hal buruk terjadi padamu!
KUbiarkan kau terTIDUR disaat itu.
M : Oh, tapi...
T : AKU tak biarkan mobilmu menyala TEPAT WAKTU karna ada pengemudi mabuk lewat didepan jalan & akan MENABRAKmu.
M : (merunduk)
T : Pembuat burgermu sedang sakit, AKU tak ingin kau tertular, oleh karenanya KUbuatnya salah bekerja!
M : (tarik nafas)
T : HPmu KUbuat mati karena mereka PENIPU, KUtak mungkin membiarkanmu tertipu.
Lagipula bisa mengacaukan KONSENTRASImu dlm mengemudi bila ada yg mghubungimu kala HP menyala..
M : (mataku berkaca-kaca) aku mngerti Tuhan
T : Soal mesin pijat refleksi,,
KUtau kau belum sempat beli voucher listrik, bila mesin itu dinyalakan maka akn mgambil banyak daya listrikmu,,
KU yakin kamu tak ingin berada dlm kgelapan ditengah mlm.
M : (menangis tersedu) Maafkanku Tuhan!
T : Tak apa, tak perlu meminta maaf.
Belajarlah tuk prcaya PADAKU.
RencanaKU padamu lebih baik dari rencanamu sndiri.
Yakinlah bahwa Aku selalu baik
Yakinlah sgala Usahamu PASTI sukses
Blajarlah tuk slalu bersyukur ats APAPUN yg terjadi
Krna smuanya akan indah pda waktunya:)

APA yang menarik utk slalu dikejar dan diburu manusia ?

Manusia,
Ketika musim kemarau merindukan musim hujan.
Ketika musim hujan merindukan musim kemarau.

Ketika Diam di rumah merindukan bepergian.
Setelah bepergian merindukan rumah.

Waktu tenang mencari keramaian.
Waktu ramai mencari ketenangan.

Setelah berkeluarga, belum memiliki anak mengeluh, setelah memiliki anak mengeluh tentang biaya hidup dan pendidikan.

Sekilas manusia sangat sulit mencapai kebahagiaan dan mencapai rasa kecukupan,
Padahal, segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki.

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada,namun mengabaikan apa yang sudah ada ????

Satu kunci kebahagiaan yaitu :
SELALU BERSYUKUR,..
"Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yg luas ini ?
Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit.

Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi ini"

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan di mana-mana.
Bumi inipun akan tampak buruk.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran buruk/negatif.

Bila hati kita tertutup,maka tertutuplah semuanya.
SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkanNya.

Karena hidup adalah :
"WAKTU yang dipinjamkan" dan
Harta adalah :
"ANUGERAH yang diamanahkan"
semua akan diambil oleh yg MAHA pemberi.

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki.
Bersyukurlah atas keluarga dan rumah tangga yg kita miliki.
Semoga kita termasuk HAMBA yang pandai BERSYUKUR...padaNya dan selalu berterimaksih, berpikiran positif serta berbagi dg sesama..

Bukan KEBAHAGIAAN yang membuat kita BERSYUKUR... Tapi BERSYUKURLAH yang membuat kita BAHAGIA.
 
Tuhan Yesus Memberkati :)

Rabu, 14 November 2012

Jesus Loves Us - A Touching Story

When God Ran - Phillips, Craig And Dean

Carry Your Cross

KESAKSIAN JAMES DANARDONO: "SETAN ADALAH TEMANKU SEJAK KECIL"

James Danardono sudah menjalin komunikasi dengan roh halus sejak kecil. Ketiadaan ayah yang sering pergi ke luar kota dan ibu yang kerap sakit-sakitan membuat James kerap me
lamun. Di dalam kesendirian inilah, ia berbicara dengan setan yang mendatanginya.

Tidak hanya menemani mengobrol, makhluk kasat mata ini juga memberikan bantu
an ketika James sedang mengalami kesulitan dari teman-temannya. Pada saat dikerjai oleh anak-anak sebayanya, “kawan”-nya ini pun turun tangan membalas tindakan mereka.

Beranjak remaja, James pindah ke luar kota bersama keluarga. Di lingkungan barunya ini, ia bergaul karib dengan para preman. Oleh karena kedekatannya itu, ia pun selalu ikut serta dalam keributan-keributan dengan kelompok lain.

“Dan itu seringkali, kami seringkali ribut, tawuran dan tidak sedikit yang mati makanya dengan itu saya minta roh membantu saya dan rekan-rekan saya. Selain melindungi kami, juga dapat membuat kami kebal saat ditebas pedang dan benda-benda tajam lainnya,”

Berjalan dengan waktu, setan menginginkan ‘hubungan yang lebih’ dengan James. Dalam hubungan yang barunya, setan mau tinggal di diri James. Mendengar hal ini, James pun menolak permintaan setan tersebut.

Namun ternyata keputusannya ini hanya sebentar. Seiring dengan semakin banyaknya musuh yang ia miliki, James akhirnya bersedia menerima tawaran setan. Dengan kesadaran penuh, ia pun mau mengikuti sejumlah ritual-ritual menyeramkan yang dipersyaratkan kepadanya.

Hanya saja, belum setengahnya menjalani persyaratan, James sudah lari tunggang langgang. Ia pergi dari tempat dimana ia akan melakukan ritual karena ia merasakan ketakutan yang sangat.

Di tengah keadaan seperti itu, James memanggil nama Tuhan Yesus. Ia bisa melakukannya karena ia sempat diajarkan oleh sang kakak bahwa jika ia takut akan setan, sebutlah nama Tuhan Yesus.

Singkat kisah, James pun memutus hubungan dengan si setan. Akan tetapi, keputusannya ini membawa konsekuensi yang tidak menyenangkan. Kehidupannya semenjak itu terus diteror oleh makhluk-makhluk halus.

Tidak mendapatkan kedamaian di dalam rumahnya sendiri, James akhirnya mengungsi sejenak ke tempat sang kakak. Berharap situasi akan berubah ternyata itu salah besar. Situasi justru semakin buruk.

Bila dulu perasaan tidak nyaman hanya dirasakan oleh James, sejak kepindahannya itu sang kakak juga merasakannya.

Mengetahui adanya ketidakberesan ini, sang kakak suatu hari menawarkannya untuk didoakan oleh seorang hamba Tuhan. Walaupun dari lubuk hati terdalam enggan menyetujui, ia pun pada akhirnya mengiyakan juga.

“Udah, akhirnya dipanggil juga hamba Tuhan. Pada saat hamba Tuhan itu ketemu saya, ia langsung nembak, ‘Udah ngaku aja ilmu apa yang kamu pelajari?’ Mendengar itu saya pun langsung emosi dan memintanya langsung mendoakan saya”

“Ketika ia mulai mengangkat tangannya, saya tidak tahu mengapa seperti ada tangan yang besar yang mendorong saya ke bawah. Saya pun mulai melawannya dan membacakan mantra. Tetapi saat hendak mengucapkannya, mulut saya tidak bisa ngapain-ngapain”

Segala usaha penolakan yang dilakukan oleh James seperti sia-sia saat itu. Tubuhnya bahkan tiba-tiba menjadi kaku. Tidak lama sesudah itu, setan yang berdiam di tubuhnya pun keluar.

Kedamaian melingkupi James. Pencarian akan penerimaan dan kasih pun ikut berakhir saat ia menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya pada hari itu.

Kini, James hidup bahagia. Bersama dengan orang-orang yang ia cintai, ia menjalani hari-harinya dengan penuh sukacita dan damai sejahtera.

TUHAN YESUS Mengasihi, Memberkati & Menyertai sobat PELAKU FIRMAN selalu...

[ Sumber: James Danardono ]

Israel Houghton - Your Presence Is Heaven To Me (*NEW SONG*) 05/18/11

Selasa, 13 November 2012

KESAKSIAN SOBI JAYA: "SEJAK AYAHKU MENINGGAL, AKU JADI ANAK TERBUANG

Bagi Sobi, keluarganya adalah keluarga yang paling sempurna. Walaupun tidak bergelimang harta, kasih sayang yang diterimanya dari kedua orangtuanya bagaikan harta ya
ng tak ternilai harganya, setiap hari selalu dipenuhi kebahagiaan karena mereka semua saling mengasihi. Sampai suatu ketika, sebuah kabar duka harus diterimanya. Ayahnya meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.

Belum habis kedukaan karena ditinggal ayahnya, tanpa sebab yang jelas ibunya meninggalkan Sobi dan kedua adiknya. Sobi dan kedua adiknya pun akhirnya dirawat oleh kakek dari ayahnya. Sayangnya, di tempat ini mereka tidak mendapat kasih sayang seperti yang mereka dapatkan saat masih bersama ayahnya, hal ini membuat Sobi menjadi pribadi yang pemberontak.

Walaupun masih SD, dia sudah merokok dan menghisap ganja, semuanya itu dilakukannya agar mendapat pengakuan dari teman-temannya. Sayangnya, walaupun sudah mengikuti semua kenakalan itu, Sobi tidak juga diterima. Dia sering diejek karena dianggap anak yatim, tidak terima dengan pernyataan itu Sobi pun terlibat perkelahian. Itulah rutinitas Sobi, merokok, menghisap ganja dan berkelahi.

Karena tidak ada biaya, Sobi pun tidak bisa melanjutkan sekolahnya. Dia terpaksa harus berjualan untuk bisa mendapat uang tambahan. Setelah dua tahun hidup tanpa orangtua, suatu hari saat membawa barang dagangannya, tanpa sengaja Sobi bertemu dengan ibunya. “Rasa marah yang selama dua tahun ini karena mama ninggalin saya, itu tertutupi karena rasa bahagia melihat mama,” ungkap Sobi.

Perjumpaan itu penuh dengan haru, di saat bersamaan harapan Sobi untuk masa depannya pun kembali muncul. Namun hal itu tidak berlangsung lama, ibunya kembali meninggalkan Sobi tanpa jejak. Hati Sobi kembali hancur. Impiannya untuk kembali memiliki keluarga bersama ibu dan ayah tirinya pun hilang sudah. Sobi merasa terbuang dan rasa trauma membekas di hatinya.

Saat harapan sudah tidak lagi terlihat, seorang kerabat datang menghampiri Sobi. Setelah bertukar cerita, maka dia pun berjanji akan meminta bantuan dari saudara yang berada di Jakarta untuk membantu Sobi kembali sekolah.

Meninggalkan Lampung, Sobi dan dua adiknya pun pindah ke Jakarta. Awalnya dia mengira bahwa dia akan tinggal di rumah keluarga, namun setelah diselidiki, dia justru dibawa ke panti asuhan. Kembali hati Sobi hancur, baginya panti asuhan adalah tempat untuk mereka yang dibuang.

Sobi sempat berpikir untuk kabur dari tempat itu, namun hal itu diurunkannya karena takut kalau harus hidup menjadi gelandangan. Sobi pun merubah pandangannya, kini dia ingin membuktikan kepada orang-orang yang membuangnya bahwa dia pun bisa bertahan dan sukses di tempat ini.

Di luar dugaan, panti asuhan ini ternyata memberikan apa yang selama ini dicari Sobi. Sebuah perhatian dan kasih sayang, serta suasana kekerabatan yang hangat membuat apa yang semula disangkanya sebagai tempat orang buangan ini, ternyata adalah rumah yang selama ini diimpikannya. “Saya bahagia di panti asuhan, saya menikmati kembali saat-saat menjadi anak yang bisa bermain dan bersekolah,” ungkap Sobi.

Dalam sebuah acara yang diadakan di panti asuhan, Sobi diperkenalkan dengan Yesus, sosok yang selama ini tidak pernah diketahuinya. Sobi sempat mempertanyakan, jika Yesus sama seperti apa yang diceritakan, mengapa Yesus membiarkannya untuk hidup menderita?

Saat pertanyaan itu berkecamuk di pikirannya, sebuah pencerahan pun muncul. “Saya seperti melihat sebuah film, saya melihat ketika saya dipukuli, ketika saya dikucilkan, dicaci maki, di situ Yesus ada. Dia (Yesus) ikut menangis, tapi mungkin saya saja yang tidak merasakan keberadaannya,” kisah Sobi.

Sebuah ayat di Mazmur menjadi penguat untuk Sobi, “Ketika ayah dan ibuku meninggalkan aku, namun Tuhan menyambut aku,” ucap Sobi mengutip ayat favoritnya. Baru disitulah Sobi mengerti mengapa panti asuhan tempatnya tinggal menjadi panti asuhan yang unik dan bisa menerima dirinya apa adanya, tidak lain karena di panti asuhan itu dihuni oleh orang-orang yang mengenal Yesus.

Pencerahan ini membuat Sobi kembali mempunyai pengharapan, dia pun akhirnya memutuskan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Rasa bahagia dirasakan Sobi saat dia mendeklarasikan imannya kepada Yesus, namun anehnya masih ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya, kemarahannya kepada ibunya membuatnya belum bisa sepenuhnya merasakan damai sejahtera.

Sobi terus bergumul untuk melawan sakit hatinya karena perbuatan ibunya, sampai pada suatu acara pemulihan jati diri, dia merasa tertantang untuk mengampuni orang yang telah mengecewakan dan menyakiti hatinya, dia pun mengambil kesempatan itu untuk melepaskan pengampunan untuk ibu kandunganya itu. Dia pun bertekat untuk mencari ibunya.

Butuh delapan tahun bagi Sobi untuk akhirnya kembali bertemu dengan ibunya. Ibunya mengakui kesalahannya dan meminta maaf pada Sobi, hal ini membuat Sobi merasa lebih tenang karena tidak lagi harus menyimpan kepahitan kepada orang yang telah melahirkannya itu.

Perubahan besar terjadi dalam hidup Sobi, dari pemuda yang tidak bisa mengasihi orang lain dia menjadi pemuda yang penuh kasih, termasuk bisa menerima ibu dan keluarga tirinya. Apa yang dialami Sobi juga dialami adik-adiknya, kekosongan yang selama ini mereka rasakan pun terisi dengan kasih Yesus. Sosok ayah yang selama ini mereka rindukan pun dapat mereka rasakan ketika bersama Bapa.

Apa yang dialami Sobi ini membuatnya mempunyai kerinduan untuk membagikan kasih yang diterimanya dari Yesus kepada orang-orang, terkhusus kepada mereka yang merasa dirinya terbuang sehingga mereka bisa mendapat penerimaan dari Yesus Kristus, sama seperti apa yang dia rasakan.

TUHAN YESUS Mengasihi, Memberkati & Menyertai sobat PELAKU FIRMAN selalu...

[ Sumber: Sobi Jaya ]

CD / DVD KOMPAK TALENT "PAKAI AKU TUHAN" & "HIDUP ITU PILIHAN" ..




cara pemesanan hubungi @kompaktalent @kompakradio follow twitter nyaa, dan mention atau kirim direct message :) 
kalo kalian sudah membeli dan mendegarkan dan menonton film ini, mari kita berikan kepada teman - teman kita. tapi sebelum diberikan di doakan dulu supaya teman kalian terbuka dan tergerak hatinya, serta di jamah sama Tuhan Yesus lewat CD / DVD ini :)
mari menabur bagi generasi ini.  
Tuhan Yesus memberkati, 



Berilah Waktu Untuk Tuhan

Berilah Waktu Untuk Tuhan
Ayat renungan: Mazmur 34:2
"Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu"


Allah kita bukan seperti allahnya orang lain yang berseru dari langit cara-cara keselamatan dan bagaimana terbebas dari dosa. Tetapi Alla

h kita mau turun ke bumi dan masuk ke dalam lumpur dosa untuk menarik kita keluar sehingga terbebas dari belenggu dan perbudakan dosa. Yesus mau menjadi terkutuk di atas kayu salib demi melepaskan kita dari maut. Yesus mau meluangkan waktu-Nya 33 tahun untuk hidup bersama manusia sehingga turut merasakan beban dan kelemahan manusia. Bahkan Yesus rela meluangkan waktuNya selamanya untuk menyertai kita manusia dalam roh, Immanuel.

Pada zaman sekarang ini yang setiap orang dipacu dengan waktu dan waktu telah menjadi sedemikian berharga sehingga dianggap seperti uang, maukah kita meluangkan waktu kita untuk Tuhan dan sesama? Waktu telah menjadi milik kota yang berharga. Apakah kita telah memberikan perpuluhan waktu kita kepada Tuhan? Sehari adalah 24 jam, maka sediakanlah setiap hari minimal 2,4 jam untuk kita bersekutu, memuji, dan menyembah Tuhan.
"Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu"(Kej 28:22).

Hanya ada "SATU JALAN"




Apa yang muncul dalam pikiran anda jika pengajar matematika anda mengatakan, “ Selamat pagi, hari ini saya akan memperkenalkan sebuah metode baru untuk melakukan perkalian, pembagian, pertambahan dan pengurangan. Say
a tahu kalian selalu berpikir bahwa 2+2=4, 5-5=0, 3x3=9, dan seterusnya. Tetapi saya pikir sangat arogan jika kita berpikir hanya ada satu jalan untuk melakukan matematika. Mengapa tidak boleh 2+2=5, jika kita benar-benar mempercayainya?” Anda pasti berpikir dia sudah gila, hanya ada satu jalan untuk melakukan matematika, 2+2 akan selalu menghasilkan 4, sama seperti 5-5=0.

Hal itu disebut absolute atau mutlak. Ada beberapa hal di alam semesta ini yang bersifat mutlak, entah Anda mau mempercayainya atau tidak. Anda bisa berdiri di atas rel kereta api sementara kereta api sedang berlari menuju Anda, dan Anda mempunyai segudang iman yang menyatakan bahwa Anda akan keluar “sebagai pemenang” Namun, bagaimana pun, kebenaran mutlak mengatakan bahwa “kereta api itu lebih besar dari Anda, Anda bisa dilindasnya sampai terkoyak”

Jika satu hal adalah benar, maka kebalikannya pasti salah. Jika 2+2=4, maka 2-2=4 tidak mungkin benar. Begitu juga 2+2=5 dalah salah. Formula itu bertentangan satu sama lain. Tidak perlu seorang jenius untuk mengerti bahwa jika ada dua hal bertentangan, maka tidak mungkin keduanya benar. Bagaimana jika kemutlakan itu menyangkut sesuatu yang lebih penting dan kritis dalam kehidupan, yaitu kekekalan jiwa? Banyak orang tahu bahwa jika dua atau lebih hal bertentangan satu sama lain, maka tidak mungkin semuanya benar.

Tetapi ketika Anda menyampaikan pandangan tentang hidup sesudah kematian, semua pandangan seakan menjadi “benar” jika Anda percaya dengan sepenuh hati. Tapi saya katakan,ketulusan seperti ini salah. Sama seperti ada kebenaran mutlak dalam dunia fisik, demikian juga ada kebenaran mutlak dalam dunia rohani , dan keputusan Anda tentang hal itu akan menentukan keberadaan Anda di dalam kekekalan. Anda mungkin bertanya, “Jika memang demikian, apakah berarti ada juga kepalsuan mutlak di dalamnya?” Tentu saja. Semua agama tidak mungkin sama-sama benar. Banyak dari mereka bahkan bertentangan satu sama lain. Mengatakan bahwa ada banyak jalan menuju Tuhan adalah sama dengan mengatakan bahwa 2+2=4 atau 5 atau 15 atau apa pun yang Anda inginkan.

Lalu,”Yang mana yang benar?” Terakhir saya periksa, sedikitnya seseorang memiliki 300 pilihan agama. Hal itu menyebabkan banyak orang menyerah pada pandangan bahwa banyak jalan menuju Tuhan. Tapi lihatlah pilihan-pilihan itu seperti ini, bagaimana jika anda menderita penyakit yang mematikan dan 300 dokter member saran yang berbeda-beda? Masalahnya semua dokter itu bertentangan.

Saya ragu jika Anda berpikir,” Saran semua dokter itu mengarah pada cara penyembuhan yang sama dan secara acak saya harus memilih satu, sambil berharap cara itu berhasil. Atau, Anda akan mewawancarai setiap dokter, menyediakan waktu yang banyak untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi sebelum memutuskan. Karena hidup Anda bergantung pada itu.” Anda memang memiliki penyakit mematikan yang disebut dosa, dan suatu hari nanti Anda pasti meninggal dunia.

Sekarang Anda memiliki banyak pilihan yang bertentangan, tersedia untuk jaminan hidup kekal. Berita bagusnya adalah Satu Orang telah menghapus pertentangan dan membuktikan bahwa Ia adalah penyembuh sejati satu-satunya penyakit mematikan itu. Dia bukanlah tokoh-tokoh agama lain. Anda bisa mempertaruhkan hidup Anda dengan memilih mereka, jika Anda mau. Tetapi keyakinan rohani saya adalah pada Dia yang megaku sebagai satu-satunya jalan menuju Sorga dan yang telah bangkit dari kematian untuk membuktikan bahwa Ia tahu apa yang Ia katakan.

Yesus mengatakan,” Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorangpun yang datang kepada Bapa ( Sorga ) jika tidak melalui Aku” ( Yohanes 14:6 ). Tidak pernah ditemukan dalam kitab suci manapun ada pemimpin agama yang berani berkata demikian selain Yesus Kristus. Tuhan Yesus adalah satu-satunya jalan menuju Sorga dan kekristenan adalah satu-satunya agama yang berlandaskan kasih karunia bukan perbuatan. Menurut agama-agama lain, Anda harus berbuat sesuatu untuk menerima keselamatan, sorga, nirwana atau apapun juga. Hanya kekristenan yang berdasar pada anugerah dan iman.

Manusia secara alami penuh kesombongan. Ini adalah salah satu alasan terbesar mengapa muncul banyak sekali agama. Orang ingin merasakan bagaimana rasanya mencapai keselamatan dengan perbuatannya. Bahkan, adalah sesuatu yang sangat rendah untuk mengakui bahwa anda adalah seorang yang berdosa dan harus mempercayakan hidup anda pada tangan orang lain sebagai satu-satunya harapan untuk mendapatkan keselamatan. Sebagian besar orang tidak mau menyerahkan kesombongannya, sehingga mereka mencemplungkan dirinya kepada agama apapun yang dapat memuaskan ego mereka. Masalahnya adalah berjuta-juta orang akan meninggal dengan kepercayaan diri yang besar dan membawa tiket satu jalan, menuju neraka.

Hal ini mengingatkan saya untuk bertanya kepada Anda,”Apakah Anda sudah memeriksa tujuan tiket Anda akhir-akhir ini?” Jika tiket Anda berkata sesuatu yang lain selain Yesus adalah satu-satunya jalan menuju Sorga, maka tiket itu adalah salah. Satu-satunya hal mutlak yang benar adalah ini : Iman kepada Yesus + kematianNya di kayu salib + bukan perbuatan = Sorga.
See Translation

Kompak Talent - Pakai Aku Tuhan | Video Promotion




Ulang Tahun GBI Regency 1 ke - 12

PESAN DARI NERAKA

Suatu hari, ada seorang pemuda sedang tidur di kamarnya, dan dalam tidur itu dia bermimpi didatangi "Pesan Dari Neraka" berupa sehelai surat yang dikirim oleh sahabatnya. Si pemuda dengan ketakukan serta kebingungan membaca surat itu :

"Hallo teman, aku sekarang berada di neraka, yang mana sakit sekali. Di mana panas melebihi api waktu di bumi. Aku mengirim surat ini karena


aku menganggap aku berada di sini itu semua karena kamu. !

Kamu berkata engkau adalah teman dekatku, setiap pagi siang dan malam kita bertemu, kita bekerja bersama sama, kita belajar bersama sama, kita tertawa bersama sama. Padahal kamu tahu mengenai kebenaran, kamu tahu bahwa manusia harus lahir baru, kamu mengetahui bahwa Yesus adalah JURU SELAMAT manusia tetapi kamu tidak pernah cerita mengenai itu kepadaku.

Kamu tahu bahwa neraka adalah nyata dan benar-benar ada, kamu tahu bahwa surga juga nyata dan benar-benar ada dan kamu juga tahu bahwa upah dosa adalah maut ...neraka. Tetapi kamu tidak pernah bercerita tentang itu kepada aku. Sekarang aku berada di api siksaan yang mana aku akan tinggal selama-lamanya di sini..

Apakah ini yang kau anggap teman, sahabat.... apakah kau puas sementara aku di neraka, kau berada di surga.? Apakah kau puas aku menangis, berteriak, tersiksa, tubuhku yang dihinggapi ulat-ulat, dan api yang panas, aku sungguh kecewa dan menyesal mempunyai teman seperti engkau. ! "

Pemuda itu terbangun dan menangis tak henti hentinya.... dan dia sadar bahwa itu hanya mimpi malam saja. Kemudian dia berjanji bahwa besok pagi dia akan bersaksi tentang YESUS, surga, neraka dan lain-lain kepada sahabatnya itu.

Pagi harinya, si pemuda berada di depan pintu rumah sahabatnya. Ayah sahabatnya pun keluar.

"Bisa saya bertemu dengan anak bapak?"

"Nak, bukankah engkau tahu bahwa anak saya telah meninggal tadi malam karena kecelakaan mobil.?.." !!!

Sahabatku.., bagaimana kalau yang mendapat mimpi itu adalah kamu ?
Sudahkah Anda menjalankan Amanat Agung TUHAN YESUS KRISTUS (Matius 28:19-20) "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Silahkan dibagikan sebagai pengingat bagi kita semua,
TUHAN YESUS Mengasihi dan mamberkati Anda selalu.
Cartoons Myspace Comments